Tuesday, 11 November 2014

Dinas Kesehatan "Solusi Sehat Tanpa Biaya"

Kendari- Dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan selalu berkaitan dengan biaya pengobatan yang begitu mahal, tidak sedikit masyarakat yang kurang mampu selaluh mengeluhkan biaya rumah sakit yang begitu mahal sehingga banyak dikalangan masyarakat yang kurang mampu hanya meratapi penyakit yang dideritanya.
Dalam kesempatan ini pemerintah Kota Kendari yang bekerja sama dengan BPJS mengadakan pelayanan kesehatan gratis dengan menggunakan kartu BPJS untuk mendapatkan kartu BPJS hanya membutuhkan biaya 25.000 rupiah dan berlaku untuk semua rumah Sakit diseluruh Indonesia.
Menurut Maryam Rufiah selaku kepala dinas kesehatan Kota Kendari yang diwawancari selepas megikuti sosialisasi Gerakan Nasional Promotif Prefentif yang bertemakan Deteksi Dini Kangker Leher Rahim untuk Sehatkan Wanita Indonesia  (04/11).
Pada kesempatan ini Maryam menuturkan bahwa dengan adanya sosialisasi BPJS kesehatan ini adalah salah satu upaya untuk mengskriming sehingga kami dinas kesehatan Kota Kendari sangat menyambut baik kegiatan yang dilakukan Pemerintah Kota Kendari yang bekerjasama dengan BPJS kesehatan dan kita sama-sama bergandeng tangan untuk mensukseskan kegiatan ini supaya Wanita Kota Kendari itu bisa sehat dan Sejahtera ini adalah salah satu prongram pokok untuk menurunkan angka penderita kangker leher rahim  yang banyak diderifa masyarakat kita khususnya.
Saat ini Dinas Kota Kendari Memerangi Kemiskinan, Kelaparan, Menurunkan Angka Kematian khususnya penderita Kangker leher Rahim, dan meningkatkan Kesehatan Ibu, memerangi HIVS, dan meningkatkan kesehatan lingkungan dan masyarakat.
Hari ini tanggal 4-5 November itu berlangsung pemeriksaan kesehatan dini kangker leher rahimyang diselengarakan di polik klinik Kantor Walikota untuk seterusnya sampai bulan Desember itu berlangsung dirumah sakit Aliyah dengan membawa kartu BPJS kesehatan, Askes, Jam Sostek Dan lain-lain.
Lanjut bagi masyarakat umum yang belum mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS kesehatan Gratis supaya mendaftarkan diri di BPJS Mandiri jadi kami menghimbau kepada masyarakat kota kendari khususnya agar memanfaatkan kesempatan ini khusus yang sudah memiliki kartu-kartu yang sudah ditentukan. (p8)
Ketgam: tampak para ibu-ibu yang sedang menerima materi tentang mengantisipasi kangker Leher Rahim.

Sehatkan Wanita Indonesia dengan BPJS

 Kendari- Kangker Leher Rahim adala penyakit yang banyak diderita kaum perempuan dimana penyakit ini termaksud yang paling banyak membunuh kaum  Perempuan dengan adanya BPJS ini pemerintah kota Kendari bekerja sama untuk memperkenalkan tentang keuntungan mempunyai kartu BPJS ini.
Dimana saat ini masyarakat Kota masi banyak terdapat belum memiliki kartu BPJS padahal kartu ini sangat bemanfaat demi kesehatan dan pelayanan gratis untuk meringankan beban biaya rumah sakit yang selamam ini banyak dikeluhkan masyarakat yang kurang mampu.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini mula tanggal 4-5 november bertempat di ruang pertemuan Pemkot, dibukah langsung oleh Hj Yastin Asrun selaku ketua PKK Kota Kendari dalam sambutanya dimana setiap jamnya ada seorang perempuan yang meninggal akibat kangker Leher Rahim ini, tingginya angka kematian akibat penyakit Kangker Leher Rahim maka perlu kita mengantisipasi penyakit kangker yang sangat ganas ini.
Hj yatin juga menambahkan Dengan adanya Kartu BPJS ini akan sangat membantu kita untuk memeriksakan diri kita sebelum penyakit Kangker Leher Rahim ini merengut nyawa kita, BPJS juga melayani pengobatan gratis dengan adanya kartu ini masyarakat yang kurang mampu akan sangat terbantu dengan adanya kartu BPJS.
Saya selaku ketua tim pengerak PKK mempunyai peran penting yang besar untuk mengurangi dan menurutkan anggka pesakitan dan kematianakibat kangker ganas ini,untuk itu kita harus  memotifasi ibu-ibu untuk mengantisipasi penyakit kangker tersebut untuk menjaga kesehatan  reproduksi tutur Hj Yastin,
Tim pengterak PKK sebaga insan mempunyai peran strategis untuk memotifasi, mempersiapkan dan memberikan dukungan kepada ibu-ibu mulai dari kehamilan, melahirkan dan menjaga kesehatan reproduksi.
saya juga menghimbau kepada wanita usia subur untuk melakukan pemeriksaan faksmer yang bisa dilakukan pada tempat-tempat yang sudah ditentukan oleh BPJS, kegiatan pencanangan dan sosialisasi ini dilaksanakan pada dasarnya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya perempuan mengenai kangker leher Rahim sehingga bisa mengerti dan memahami cara mencega sejak dini agar terhindar dari kangker Leher Rahim tutrnya.
mengakhiri sambutan ini saya mengajak pada kita semua untuk mendukung dan mensukseskan kegiatan nasional tentang deteksi dini kangker Leher Rahim tambahnya.
Kepala BPJS kesehatan Cabang Kota Kendari Dian Eka Rini yang diwawancarai selepas melakukan sosialisasi menyampaikan bahwa penyakit kangker leher rahim adalah pembunuh nomor dua dari kangker-kangker lainya Seindonesia sehingga perlu kita melakukan deteksi dini kangker leher Rahim dan kegiatan ini kita kontribusi dari BPJS kesehatan jadi pemerintah pusat sudah membiayai pelayanan promosi dan preposif pemeriksanan kangker leher rahim untuk wanita berusia 30 tahun keatas  yang sudah menjadi peserta BPJS kesehatan.
Lanjut Rini untuk saat ini  yang sudah mempunyai kartu BPJS kesehatan sudah mencapai 51 persen hanya keikut sertaan pemeriksaan kangker leher rahim ini sampai sekarang belum ada yang memeriksakan diri.
peserta jaminan kesehatan untuk saat ini hanya pesedrta PNS karena otomatis menjadi peserta BPJS kesehatan dan saat ini untuk akses pendaftaran sudah banyak kurang lebih 25000an, yang mendaftar di BPJS kota Kendari yang tiap harinya bisa mencapai 200 orang melakukan pendaftaran. (p8)

Ketgam: Tampak Abdul Rahman Saleh selaku ketua DPRD Propinsi, Sudjarwanto selaku Kapus Karantina
Hewan dan Keamanan Hayati Hewani, Hasrul selaku kepala BKP Kelas II Kendari beserta Jajaranya.

Koordinasi Teknis Karantina Pertanian Wilaya Timur

Kendari-kegiatan pelayanan dalam rangka peningkatan pelayanan penggunaan jasa pemerintah dan pemantapan harmonisasi dan sinergitas hubungan kerja antar Unit pelaksana teknis (UPT) dengan instansi terkait wilayah timur tahun 2014.
Kegiatan ini yang bertemakan " sinergisitas penerapan peraturan perundang-undangan dan perkarantinaan dan peraturan lainnya" yang diselengarakan di hotel Clarion (03/11) Kota Kendari yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 3-5.
Kegiatan ini dihadiri para pejabat DPRD Propinsi bersama Anggota Eselon 2 dan 3, Kepala BKP kelas II Kendari, Kapus Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani dan Pemerintah Propinsi.
Kegiatan ini dibukah langsung oleh pemerintah propinsi Sulawesi Tengara Safirudin Safa selaku Asiste 1 yang mewakili Gubernur Sultra, Dalam sambutanya dalam kegiatan ini sangat bermanfaat dan akan sangat membantu perekonomian Sultra, dia juga menyampaikan bahwa propinsi Sultra ini sangat berpotensi diman terdapa penghasila Jambu Mente dan Kakao terbaik di Dunia dia juga menambahkan kegiatan karantina ini menjadi tugas penting untuk membanggun infrastruktur Sulawesi Tenggara.
Dia juga menambahkan bahwa kegiatan karantina, peternakan, perikanan, harus di awasi dan harus terkoordinasi secara menyeluruh. yang memungkinkan penyebaran penyakit hewan dan tumbuhan maka perlu adanya karantina yang dapat menular kepada manusia seperti penyakit Flu Burung, Ebola dan lain-lain.
Dalam Sambutanya Abdul Rahman Saleh selaku kdetua DPRD Propinsi Sultra menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi penggembangan perekonomian dimana saat ini Sultra kaya akan sumber daya alam namun terkait sumber daya alam kita akan habis maka perlu kita melestarikannya yang bisa kita wariskan kepada anak cucu kita.
Beliau juga menambahkan pada tahun 2015 Propinsi Sultra akan memasuki pasar tunggal Asia yang disebut Asian Ekonomi komuniti.
dia juga menambahkan bahwa tugas penting DPRD yaitu anggaran yang menjadi kebutuhan kita Dikarantina ini salah satu SKPD kita dibawah naungan mentri pertanian, peternakan yang tidak terpisahkan.
dalam pembicaraan karantina kita selalu nomor duakan padah ini hal yang sangat penting untuk kita lakukan karena tanpa karantina ini perekonomian daerah akan kurang tuturnya.
Pada kesempatan ini Dr Sudjarwanto selaku Kapus Karantina Hewan dan keamanan Hayati Hewani juga mendapat bagian dalam penyambutanya menyampaikan bahwa saat ini kita akan memperjuangkan dan memfokuskan pada kegiatan-kegiatan terkait suasada pangan seperti Jagung, Kedelai, Padi dan Sapim
beliau juga menambahkan Indonesia Timur khususnya Sulawesi Tengara adalah salah satu sumber perekonomian untuk negara kita ini untuk itu kita kita akan memulai pada indonesia bagian timur ini tuturnya.
Untuk membuktikan karantina ini untuk menjadi sumber daya yang mampu mendorong perekonomian negara kita ini kita harus fokus dalam melaksanakan kegiatanini terutama karantina Sapi dan yang lainya tambahnya.(p8)


Jamaah Haji Kota Kendari Tiba di Bandara Halu Oleo

Kendari- Predikat haji dan hajja mabrur tentu menjadi dambaan setiap jamaah haji. Begitupun jamaah haji asal Sultra plus Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Usai menjalani ibadah sunnah Arbain atau shalat 40 waktu (semacam ziarah), Jamaah haji reguler asal Sulawesi Tenggara Indonesia mulai tiba di Tanah Air kemarin melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar sekitar pukul 09.15 Pagi WITA.

Menurut jadwal pemulangan jamaah haji Indonesia, kelompok terbang (kloter) 20 akan menjadi rombongan pertama yang tiba. Setelah bermalam selama satu hari di Makassar hari ini mereka tibah di bandara Halu Oleo Kendari pada jam 08.00 pagi ini menggunakan pesawat Sriwijaya Air.

Data Dokumen Haji Kemenag kloter 20 tersebut terdiri dari jemaah haji asal Kota Kendari, Baubau, Buton, Wakatobi Muna dan Buton Utara, Untuk kloter 22 akan tiba di Makassar pada tanggal 3 November pukul 02.00 dini hari.

Mereka juga akan bermalam selama satu malam di Makasar dan selanjutnya akan diberangkatkan menuju Sultra.

“Jika tidak ada halangan mereka akan diberangkatkan ke Kendari tanggal 4 November dan di kloter itu ada jamaah kota Kendari, Kolaka, Konawe, Konawe Selatan dan Konawe Utara dan terakhir kloter 24 di jadwalkan tiba di Makassar tanggal 4 November.
.
Kepulangan jemaah haji  dari Debarkasi Makassar ke daerah asal akan menggunakan alat tranportasi yang berbeda-beda.

Untuk jemaah haji asal Kota Kendari, Konawe Selatan, Konawe Utara, Muna dan Buton Utara akan menggunakan pesawat Sriwijaya dan mendarat di Bandara Haluoleo Kendari, Jemaah haji asal Wakatobi menggunakan pesawat Garuda.

Jemaah Haji asal Kolaka menggunakan pesawat Wings Air dan mendarat di Bandara Sangia ni Bandera.

Jemaah Haji asal Kolaka Utara menggunakan kapal Fery dan jemaah haji asal Buton dan Bau-bau menggunakan kapal Pelni.

Jamaah Haji yang berjulah 275 tibah dibandara Halu Oleo dengan selamat walaupun ada  4 orang jamaah harus keluar dari pesawat melalui bantuan kursi roda, jamaah yang mengunakan kursi roda 2 laki-laki dan 2 perempuan dimana penyakit yang diderita adalah ganguan pencernaan dan syaraf kaki.

Penyambutan Jamaah Haji di Bandara di Sambut dengan meriah oleh Pemerinta Propinsi, Ketua DPRD, Jajaran Kementrian Agama dan TNI/Polri sekaligus mengamankan para Jamaah Haji menuju asrama Haji.
Menurut H Muhamad Ali Irfan selaku Kepalah Kantor Wilayah (Kanwil) yang di wawancarai di Bandara Halu Oleo (02/11) menuturkan bahwa Jamaah Haji untuk Sulawesi Tenggara dilakukan secara bertahap sesuai dengan daftar pemulangan dari Pemerintah Pusat dan untuk wilaya Kota Kendari Diperkirakan Berjumlah 449 orang dan dipulangkan secara bertahap dimana jamaah haji yang tergabung dalam Kolter 20 yaitu Kota Kendari, Kab. Muna, dan Kab. Butur tibah hari ini di Bandara Halu Oleo Kendari dan tahap kolter 22 Kota Kendari, Kab Konawe, Kab Konsel, Kab Konut, dan PTHD akan tibah 04 Nofeber 2014 mendatang.
Irfan juga menambahkan Jamaah Haji dipastikan sehat semua, yang dalam kodisi sakit itu akan dirawat di Makasar  sampai dia sembuh baru dikembalikan kedaerah masing-masing tuturnya.
Kementrian Agama juga sedang berusaha melobi untuk mengembalikan kuaota awal yang dipotong 20 persen dan saya juga berharap mudah-mudahan nanti bukan hanya mengembalikan kuota yang 20 persen akan tetapi akan mengusahakan penambahan kuota tambah Arfan.
Perjalanan Jamaah Haji menuju Asrama Haji Lepo-Lepo Kota Kendari yang dikawal oleh TNI/Polri dan Pom ini  disambut sangat meriah para keluarga jamaah Haji,  hampir sepanjang jalan menuju pintu gerbang Asrama Haji dipadati oleh keluarga Para Jamaah Haji,
Setibahnya di asrama Haji para jamaah dismbut dengan Air mata dan tawa dimana mereka meneteskan air mata bukan kerenah sedih melainkan penuh dengan kebahagiaan atas sampainya keluarga mereka di asrama haji.
walaupun keluarga para jamaah Haji harus berdesak-desakan mereka tetap semangat untuk menemui secepatnya keluarga mereka bahkan mereka harus relah menunggu diluar gerbang asrama Haji karena pihak keamanan terpaksa harus mengunci pintu gerbang asrama haji untuk  menjaga kenyamanan parah jamaah Haji untuk menerima penyampaian dari pihak panitia Haji untuk pengambilan Air Jam-Jam.
Walaupun demikian para keluarga jamaah Haji tetap semangat menunggu dipintu gerbang masuk asrama Haji dan tidak sedikit dari mereka menerobos masuk walaupun ketatnya pengamanan tidak menyurutkan semangat mereka. (p8)

Monday, 27 October 2014

Pameran Bursa Kerja Pertama Kota Kendari

Kendari- kesempatan terbaik bagi putra putri Sulawesi Tenggara (Sultra), saat ini Dinas Sosial Tenaga kerja dan Transmigrasi kota kendari mengadakan Pameran Bursa Kerja Pertama di Kota Kendari  Sultra dimana di ikuti sebanyak 31 perusahaan termaksud dengan bang dan dunia perbangkan yang akan di selengarakan di gedung Olaraga Pemuda jalan Sao-Sao kendari mulai tanggal 30 sampai 31 Oktober,
menurut Hamsrin Majid selaku kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Kota Kendari yang ditemui dikantornya Senin (27/10) menuturkan bahwa pelaksanaan pameran ini akan dibuka langsung oleh Walikota Kendari dan ini yang pertama kalinya diadakan Kementrian Tenaga Kerja dan pemerintah Kota, ini dilakukan untuk menggurangi angka pengangguran di Sulawesi Tenggara ini khususnya Kota Kendari tuturnya.
Hamsir menambahkan, dimana pada saat ini penganguran sangat banyak melalui kesematan pameran ini bagi masyarakat yang belum bekerja dan memenuhi persaratan yang suda ditetapkan oleh perusahaan supaya menghadiri pameran ini dimana pada kesempatan ini penerimaan pekerja sebanyak 799 orang berbagai posisi sesuai dengan Pendidikanya.
pelaksanaan ini dilakukan di gedung olaraga pemudah di jalan sao-sao kota kendari, pelaksanaan ini dilakukan selama dua hari yaitu mulai tangal 30-31 Oktober dalam kegiatan ini peserta tidak dipungut biaya semua di tanggung oleh pemerintah Kementrian Tenaga kerja tuturnya.
Hamsir menambahkan kegiatan ini diadakan atas kerja sama oleh pemerintah Kota Kendari dengan kementrian tenaga kerja Guna mengurangi angka pengangguran, dimana saat ini angka pengangguran semakin meningkat.
Hamsir juga menghimbau yang menyeleksi lolos tidaknya peserta itu ditangani langsung oleh perusahaan -perusahaan yang mendaftarakan diri diperusahaan itu sendiri, jadi peserta harus bersaing untuk mendapatkan pekerjaan yang di ambilnya, tuturnya.
dalam pelaksanaan pameran ini perusahan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja pendidikan minimal SMK/SMA, Diploma, dan Sarjana, berkas lamaran dibawa sebanyak-banyaknya guna langsung mendaftarkan diri diperusahaan-perusahaan yang dia inginkan yang pentig sesuai dengan pendidikanya, tutur hamsir. (p8)

Sunday, 26 October 2014

Ketgam: Tampak para pejabat yang sedang diambil sumpah jabatannya sebagai pejabat struktural baru lingkup Pemerintah Kota Kendari

Pelantikan 71 Penjabat Struktural
Kendari- Hari ini (25/10) aula Kantor Walikota Kendari dipadati para pejabat pemerintahan Kota maupun para wartawan yang akan meliput jalannya acara pelantikan pejabat structural pemerintahan Kota Kendari.
Para Pejabat yang dilantik adalah pejabat yang akan menduduki posisi eselon 2, eselon 3 dan eselon 4 lingkup pemerintah Kota Kendari. Jumlah pejabat yang mengelami rotasi jabatan berjumlah 71 orang yang terdiri dari dua Lampiran berdasarkan surat keputusan Walikota Kendari yaitu Lampiran I berjumlah 64 orang dan pada Lampiran II berjumlah 7 orang.
Asrun Silondae selaku Walikota Kendari  dalam pidatonya menyatakan bahwa pelantikan pejabat struktural hari ini merupakan hal yang lumrah dalam upaya pembinaan dan pengembangan pegawai yang sekaligus memberikan penyegaran dan pengalaman yang lebih luas, mengurangi ketimpangan dalam tugas dan memberikan suasana kerja baru yang lebih menantang dengan harapan peningkatan kinerja dan pelayanan prima kepada masyarakat.
Melalui kesempatan tersebut Walikota Kendari Asrun Silondae mengharapkan agar Pelantikan kali ini dapat diterima dengan baik dan bijaksana dan bukannya memberikan penilaian negative kepada pimpinan karena sesungguhnya pelantikan seperti ini adalah dalam rangka mendukung tugas - tugas pemerintahan dalam pelaksanaan pembangunan  serta pembinaan kemasyarakatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membantu Walikota dalam mewujudkan misi Kota Kendari adalah bagian dari tugas seorang pejabat pemerintah Kota Kendari.
Kembali menegaskan Asrun Silondae dalam pidatonya menjelaskan bahwa jabatan adalah amanah jadi harus dilaksanakan dengan baik. Pejabat yang dilantik hari ini terpilih karena prestasi dan telah menunjukkan kinerja  dengan baik serta dipandang siap dan mampu untuk menjadi seorang pegawai negeri sipil yang profesional, berkualitas dan produktif .
Selain beberapa pejabat yang mengalami kenaikan jabatan, ada pula beberapa pejabat yang mengalami penurunan level jabatan termasuk salah seorang lurah yang mengalami pencopotan jabatan dan beberapa yang diturunkan jabatannya.
Saat dimintai konfirmasinya mengenai hal tersebut, Asrun yang ditemui saat wawancara usai acara pelantikan menegaskan bahwa hal tersebut diputuskan berdasarkan hasil tes urin dimana beberapa pejabat positif mengkonsumsi narkoba. Dengan kecewa Walikota menyesalkan kejadian tersebut.
Lebih lanjut Asrun menjelaskan “saya tegas kepada narkoba, pejabat sekarang sudah tau haram masih mau dicoba coba”. Mengenai kejadian tersebut Asrun mengklarifikasi bahwa pejabat seperti itu kalau perlu langsung dipecat karena  membuat pelayanan mereka terhadap masyarakat menjadi terganggu dan mencederai institusi.
Namun karena kita memiliki aturan maka akan dibiarkan mengikuti proses hukum yang ada dimana seorang Pegawai Negeri Sipil memiliki waktu 4 tahun untuk menyelesaikan proses hukum, jika lebih baru kemudian dipecat.
Menanggapi isu isu akan adanya lelang jabatan  pemerintahan Jokowi-JK, Asrun Silondae menegaskan bahwa isu tidak perlu ditanggapi terkecuali sudah jelas, karena kita (Pegawai Negeri Sipil) sudah ada yang mengatur seperti BKN dan MENPAN. Jadi kita harus mengikuti dari Negara. Kendari bukan Negara sendiri jadi segala kebijakan berdasarkan aturan dari pusat, tuturnya mengakhiri wawancara.(p8)






Maksima Melayani Penggobatan Gratis

Kendari- Jangan lewatkan kesempatan yang mengembirakan ini, kini Maksima Labolatorium Klinik yang bertempat di Jl Drs H Abd Silondae nomor 17 Bundaran Mandonga Kota kendari Sultra, mengadakan pengobatan gratis yang bekerja sama dengan BPJS mengajak anda, wanita-wanita Sulawesi Tenggara untuk deteksi Dini, Kangker Leher, dan Kangker Rahim, dengan fasilitas lengkap dan layan kesehatan yang ramah, nyaman dan profesional.
Menurut Albert Indrawan selaku Direktur Maksima yang ditemui dikantornya Jumat (24/10) meyampaikan bahwa pengobatan gratis yang bekerja sama dengan BPJS, mengadakan pengobatan gratis yang bertemakan PAPSMEAR GRATIS dimulai sekarang sampai 15 Desember 2014 kedepan.
Pengobatan gratis ini Khusus penyakit Deterksi Dini, Kangker Leher dan Kangker Rahim ini berlaku bagi peserta yang mempunyai kertu BPJS, JAMKESMAS, ASKES dan JKN serta membawa kartu peserta dan KTP asli serta memenuhi persyaratan test, usia belaku sampai 30 tahun keatas  syarat dan ketentuan berlaku.
Maksima Juga menawarkan promo November dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Nasional 2014, Maksima menawarkan diskon 20 persen berlaku 3 - 7 November 2014 dan 10 persen khusus Medical Non Lab.
Maksima Labolatorium Klinik ini mempunyai fasilitas lengkap berupa pemeriksaan non Labolatorium USG 4D (ultrasongraphy), ECG electrocardingraphy), Treadmill Test, Rediology X Ray, Panoramic-Cephalometri X Ray, Dental Periapikal X Ray, EEG, Auto-Spirometri, Audiomeri, dan Pemeriksaan Fisik dari Dokter.
Sedangkan Pemeriksaan Labolatorium berupa Hematologi, Kimia Klinik, Imunologi-Serologi, Urinalisa, Analisa Sperma, Papsmear, dan Pemeriksaan lainya.(p8)